Jumat, 20 Januari 2017

Tips Membeli Smartphone Iphone Dari Apple Second, Perhatikan 6 Hal Ini


Info Bermanfaat - Walaupun smartphone Android sedang berjaya, namun ponsel buatan Apple masih mendapat tempat di hati banyak orang.

Meskipun dengan harga yang lebih mahal, tak mengurangi minat orang untuk membeli iPhone.
Desain yang elegan, jarang nge-lag, hingga untuk sekadar gengsi menjadi alasan banyak orang untuk membeli produk asal Amerika ini.

Untuk menyiasati harga yang mahal, kamu bisa membeli iPhone bekas guys. Tapi membeli iPhone bekas memang tak semudah membeli smartphone Android bekas.

Ada beberapa hal yang harus kamu cek sebelum kamu memastikan membeli ponsel ini. Karena jika kamu tak melakukan itu, bukannya mendapat iPhone yang kamu dambakan, justru kamu akan tertipu dan rugi besar.

Nah, berikut enam hal yang harus kamu cek sebelum membeli iPhone dengan kondisi second :

1. Cek Kelengkapan



Pastikan iPhone yang akan kamu beli memiliki kondisi yang lengkap atau fullset.

Kelengkapan iPhone biasanya terdiri dari smartphone, box, kartu garansi, charger, kabel data, dan handsfree.

Pastikan juga kelengkapan tersebut asli atau original bukan KW.

2. Cek Kondisi Fisik


Mengecek kondisi fisik iPhone memang tak terlalu sulit karena bisa kita lihat secara langsung.

Pastikan iPhone yang kamu beli dalam keadaan mulus dan syukur-syukur masih seperti baru atau like new.

Jangan sampai kamu membeli iPhone yang sudah banyak goresan dan lecet.

Karena selain nggak keren, juga akan memengaruhi harga jual kembalinya guys.

3. Cek Fitur


Pastikan fitur-fitur dalam iPhone masih bisa digunakan dengan sempurna.

Fitur yang bisa kamu cek adalah responsivitas layar, finger print (jika iPhone 5s ke atas), konektivitas jaringan, baterai, hingga kamera.

Cek juga beberapa fitur lain yang akan sering kamu gunakan jika memakai iPhone nantinya.

4. Cek iCloud


Pastikan iCloud iPhone yang akan kamu beli sudah dalam keadaan kosong.

Untuk mengecek iCloud, kamu bisa masuk ke menu Setting kemudian pilih "iCloud" dan cek apakah sudah kosong atau masih terisi.

Jika masih terisi minta ke penjual untuk segera me-reset saat itu juga.

5. Cek Garansi


Ada baiknya kamu membeli iPhone yang masih bergaransi resmi dari Apple.

Pastikan juga garansi tersebut adalah garansi Indonesia.

Apple tidak akan menerima klaim garansi yang berbeda negara.

6. Cek Imei


Imei berfungsi untuk mengecek garansi yang masih berlaku, status iPhone, asal iPhone hingga warna iPhone.

Dengan mengecek imei ini untuk menghindari penipuan dari si penjual.

Untuk cek imei kamu bisa masuk ke menu setting, pilih "general" dan selanjutnya klik "about".


Nah itulah 6 hal yang harus di perhatikan sebelum membeli smartphone iPhone dari Apple ya, semoga bermanfaat.
 
 
 
 
 
 

Sabtu, 14 Januari 2017

6 Fitur Penting Saat Memilih Smartphone


Info Bermanfaat - Sedang mempertimbangkan untuk membeli smartphone baru? Kecuali Anda penggemar iPhone garis keras yang tidak bisa ke lain hati, pasti akan agak bingung memilih dari sekian banyak merek dan tipe. Sementara jika Anda mencoba bertanya ke teman, setiap orang memiliki preferensi masing-masing dan pasti akan membela mati-matian pilihannya. Lalu apa, dong, feature yang paling penting dari sebuah smartphone, dan mana yang hanya 'kosmetik'? 

1. Ukuran

Cukup banyak yang suka dengan ukuran smartphone yang besar, tetapi banyak juga yang tetap mencocokkan dengan ukuran tangan, dan ingin yang bisa muat di kantong. Layar berukuran besar menyenangkan jika Anda suka membaca buku dan menonton film di smartphone, tetapi ya memang agak repot dibawa ke mana-mana.


2. Kapasitas Penyimpanan


Kurang bisa dipahami kenapa masih banyak smartphone di Indonesia yang hanya menyediakan storage internal sebesar 16 GB saja. Media seperti foto dan video mungkin bisa diunggah ke cloud storage, tetapi aplikasi juga butuh ruang yang tidak sedikit. Malas kan, setiap kali ingin install aplikasi baru harus menghapus yang lama? Belum lagi aplikasi bawaan merk ponsel yang tidak bisa dihapus. Cari smartphone yang kapasitasnya paling tidak 32 GB.


3. Kamera Yang Bisa Menggantikan Kamera Instan

Hari gini masih bawa kamera digital instan alias point and shoot? Praktisnya memang ponsel Anda bisa menggantikan perannya, apalagi ketika sedang traveling dan tidak ingin ribet membawa banyak bawaan. Percayalah kalau ukuran megapixel kamera yang sering dijual oleh berbagai merek smartphone sekarang bukan lagi tolok ukur kualitas kamera. Sebenarnya Anda tidak bisa mengukur kualitas kamera dengan melihat spec saja. Cari review kamera di smartphone yang Anda incar di internet. Lihat contoh-contoh gambar yang diambil. Jangan hanya gambar, cek juga contoh videonya. Karena tak jarang, kamera ponsel mengambil gambar yang bagus, tetapi kualitasnya kurang ketika mengambil video.


4. RAM (Random Access Memory)

Jika Anda sering bekerja di ponsel Anda dan membuka beberapa aplikasi sekaligus, RAM sangat penting. Hindari smartphone yang hanya memiliki RAM 1 GB. RAM 2 GB sudah cukup baik dan standar. Untuk perbandingan Anda bisa mencoba beberapa ponsel flagship dari beberapa merek yang sudah memiliki RAM 4 GB.


5. Kualitas Layar


Siapa sih yang senang menonton streaming drama Korea di layar yang redup? Tentu Anda ingin Lee Min Ho terlihat ekstra kinclong di layar smartphone Anda. Karena itu penting untuk memeriksa kualitas layar smartphone yang Anda incar, mungkin dengan mencoba sendiri atau dengan membaca review.


6. Baterai

Tentu tidak ada yang ingin seperti dirantai di stop kontak, karena baterai smartphone Anda seolah perlu diisi kembali setiap dua jam. Karena itu kapasitas baterai yang menunjukkan ketahanannya, penting Anda tilik sebelum memilih ponsel idaman. Nice to have: fitur wireless charging dan fast charging.


Nah itulah 6 fitur penting saat memilih smartphone. Semoga bermanfaat bagi yang ingin mengganti smartphonenya dengan yang baru.

Selasa, 10 Januari 2017

Beli Smartphone, Berapa Besaran RAM yang 'Ideal' Tahun 2017?


Info Bermanfaat - Anda tentu sering mendengar istilah RAM, baik pada perangkat mobile seperti smartphone dan tablet PC maupun pada laptop atau desktop PC. Pada spesifikasi perangkat tersebut, RAM menjadi salah satu hal yang wajib ada, dan dapat digunakan oleh pengguna sebagai panduan dalam memilih perangkat.

Lalu apakah pengertian RAM itu sendiri? RAM merupakan kependekan dari Random Access Memory, merupakan memori yang sifatnya hanya sementara. RAM diukur dalam besaran Megabyte atau Gigabyte. RAM berisikan data aplikasi yang sedang di operasikan. Karena sifatnya hanya sementara, data pada RAM akan hilang apabila ponsel dimatikan. Tanpa RAM mustahil sebuah smartphone dapat dioperasikan. Fungsi RAM adalah untuk menghandle multitasking aplikasi yang sedang berjalan. Semakin besar kapasitas RAM maka semakin banyak data dapat tersimpan, semakin banyak multitasking, semakin cepat dalam memuat aplikasi serta fitur sistem tertentu. Lain dengan komputer/laptop, RAM pada smartphone tidak bisa diperbesar, ditambah atau diganti.


Dari tahun ke tahun, spesifikasi smartphone terus meningkat, dan salah satu yang terpenting ialah kekuatan pemrosesannya. Mulai dari prosesor yang digunakan, besarnya penyimpanan internal, dan juga RAM.

Bicara soal smartphone dengan RAM besar, saat ini RAM yang ada sudah mencapai 6 GB. Tahun ini kita akan melihat smartphone dengan RAM 8 GB yaitu Asus Zenfone AR.


Jadi muncul pertanyaan nih, berapa banyak RAM yang harus dimiliki ketika ingin membeli smartphone di tahun 2017?

Nah, RAM juga disebut sebagai memori yang berada tepat di antara penyimpanan internal dan prosesor.

Perumpamaannya begini, kamu akan berlibur dengan naik pesawat. Orang-orang atau penumpang adalah file yang ada di memori internal, rumah mereka ada yang dekat dan ada pula yang jauh dari bandara.
Bandara adalah RAM-nya yang menampung banyak penumpang (file), dan pesawat itu sendiri adalah prosesor. Bayangkan, jika tidak ada bandara (RAM). Artinya, setiap kali prosesor mengakses file, pesawat harus menjemput penumpang satu per satu. Lalu, kapan sampai tujuannya?
Jadi intinya, RAM pada smartphone adalah agar prosesor dapat memproses data dengan cara yang paling efisien dan secepat mungkin.

Kenapa RAM Begitu Penting?
RAM bukan satu-satunya yang menjadi faktor kecepatan pemrosesan, tapi RAM cukup berperan penting dalam kecepatan dan kemampuan hardware dari sebuah smartphone.
Nah, sebagian kapasitas RAM telah digunakan oleh OS Android itu sendiri. Saat multitasking, file aplikasi juga berada di RAM. Itu sebabnya pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya begitu mulus. Tapi pada smartphone dengan RAM pas-pasan, sistem akan membebaskan RAM secara otomatis. Itu sebabnya ketika kamu beralih antar aplikasi, loading-nya lama.

Jadi kenapa masih butuh memori internal? Kenapa nggak pakai RAM saja biar segalanya cepat tanpa lemot? Soalnya itu tidak mungkin. Masih ada beberapa kendala, seperti biaya pembuatan RAM yang mahal dan fakta bahwa prosesor juga punya batasan menangani sampai jumlah tertentu. Meskipun begitu, RAM besar selalu lebih baik.


Contoh lagi, misalnya ketika kamu membuka aplikasi atau game pertama kali ternyata dibutuhkan waktu 31 detik. Tapi, ketika kamu membuka kedua kalinya, cuma 26 detik. Itu karena file aplikasi atau game sudah berada di RAM. Intinya, RAM adalah faktor yang paling penting saat kamu mulai melakukan multitasking atau membuka banyak aplikasi sekaligus.

Berapa Banyak RAM yang Harus Dimiliki Tahun 2017?
Pada tahun 2017, sebagian besar smartphone flagship kemungkinan menggunakan chipset yang sama, yakni Snapdragon 835.
Tahun lalu, Snapdragon 820/821 hanya mendukung RAM hingga 6 GB. Sebaliknya, Snapdragon 835 mendukung RAM hingga sebanyak 8 GB. Artinya, kapasitas RAM naik 33% tahun ini.

Jadi, tren smartphone flagship Android tahun ini akan menggunakan chipset Snapdragon 835 berpadu RAM 6 GB atau 8 GB. Sementara, RAM 4 GB adalah tren tahun lalu dan mulai digunakan oleh smartphone kelas menengah.

RAM 1 GB harusnya sudah ditinggalkan, digantikan dengan RAM 2 GB pada smartphone entry-level di bawah Rp 1 jutaan. Sementara, smartphone Android murah berkualitas dengan harga Rp 2 jutaan ke atas sebaiknya sudah menggunakan RAM 3 GB.